Babinsa Koramil 1418-04/Budong-budongmelaksanakan kordinasi sengketa lahan

Babinsa Koramil 1418-04/Budong-budong Pelda Abd. Samad melaksanakan kordinasi sengketa lahan Desa Bojo dengan Desa Lemba Hada Kec. Budongbudong Kab. Mamuju Tengah. Saabtu (8/8/20)

Dalam Kegiatan ini dihadiri oleh, Sdr. Syafri (Staf SSL PT. WKSM), Sdr. Andi Darmin (Tokoh Masyarakat), Sdr. H. Da’mang (Pemilik lahan/Kelompok H. Damris Anggota DPRD Prov. Sulawesi Barat), Sdr. Alamsyah (Pemilik lahan/Anggota DPRD Kab. Mamuju Tengah), Sdr. H. Andi Syamsuddin (Pemilik lahan),  Sdr. Syamsuddin Lode (Pemilik lahan), Sdr. Yusuf (Pemilik lahan), Pelda Abdul Samad (Babinsa KOramil 1418-04/BB)

Adapun Kegiatannya yaitu melakukan peninjauan lokasi lahan sengketa di perbatasan Desa Lembah Hada dengan Desa Bojo. Kemudian dilanjut melaksanakan kordinasi di rumah Sdr. Syamsuddin Lode di Desa Bojo, Kec. Budongbudong, Kab. Mateng, Prov. Sulbar. Dengan inti pembahasan kordinasi Sebagai Berikut:

Penyampaian dari pemilik lahan tersubut diatas menanyakan kepada Sdr. Andi Darmin dan Staf Perusahaan terkait tindak lanjut proses sengketa lokasi lahan karena saat ini lokasi tersebut sudah diakui oleh Sdr. Andi Darmin (Tokoh Masyarakat) adalah milik kelompok diantaranya H. Damris (Anggota DPRD Prov. Sulawesi Barat),  Sdr. H. Andi Syamsuddin (Pemilik lahan), Sdr. Yusuf (Pemilik lahan),  Sdr. Syamsuddin Lode (Pemilik lahan), Sdr. Baharuddin (Pemilik lahan)

Penyampaian dari Sdr. Andi Darmin (Tokoh Masyarakat) bahwa lokasi tersebut sudah ditunjukkan oleh Saya berdasarkan kepemilikan, silahkan duduki lokasi tersebut sesuai kepemilikan untuk mengetahui siapa yang akan datang mengklaim.

Penyampaian Sdr. Alamsyah (Anggota DPRD Kab. Mamuju Tengah). Bahwa dari jaman Pejabat Bupati Sdr. Djunda Maulana lahan masyarakat tersebut dikelola oleh perusahaan sampai saat ini belum pernah dilihat seperti apa legalitas atau MoU nya.

Penyampaian Pelda Abdul Samad (Babinsa Desa Bojo) bahwa apabila dalam lokasi tersebut ada beberapa orang yang mengklaim maka perlu dipertemukan orang-orang tersebut difasilitasi oleh pihak Perusahaan, Polres & Pemerintah Daerah Kab. Mamuju Tengah untuk melihat bukti hukum kepemilikan karena lokasi lahan tersebut berada banyak yang mengklaim. Ketika diantara yang mengklaim lokasi lahan tidak ada titik temu maka persoalan tersbut perlu ditindak lanjuti ke proses hukum (Pengadilan). Agar mendapatkan kekuatan hukum tetap. Supaya tidak menjadi bom waktu yang suatu saat akan menimbulkan korban.

Adapun hasil dari kordinasi tersebut yaitu Lokasi akan diduduki sesuai dengan klaim kepemilikan sebelum perusahaan PT. WKSM masuk mengelola lahan tersebut menjadi perkebunan kelapa sawit untuk mengetahui orang lain yang mengklaim. Pemilik lokasi lahan bersiap difasilitasi oleh pihak Perusahaan, Polres & Pemerintah Daerah Kab. Mamuju Tengah. Dalam waktu dekat tergantung kesepakatan antara pemilik lahan akan dilaporkan ke Polres Mamuju Tengah.

About Kodim 1418/Mamuju

KODIM 1418/MAMUJU TANGGAP,SOLID,AKUNTABLE DAN DICINTAI RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.