Selasa , 26 Maret 2019
Home » Kegiatan » WILAYAH KODIM 1418/MAMUJU BERHASIL PECAHKAN REKOR MURI

WILAYAH KODIM 1418/MAMUJU BERHASIL PECAHKAN REKOR MURI

MAMUJU. Dalam rangka menyambut HUT ke-73 TNI, Korem 142 Tatag bersama Kodim 1418/Mamuju turut menggelar Tari Gemu Famire dalam rangka memecahkan Rekor MURI di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (04/09/2018).

Tari Gemu Famire diikuti sekitar 4.000 orang yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Bhayangkari, Persit, dan istansi pemeritah lainnya di Mamuju.

Turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Ibu Enny Angraeni Anwar, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Kakorda Kemenhan Sulbar Kolonel Sus Rudyanto, dan undangan lainnya.

Danrem 142 Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri yang membacakan sambutan Pangdam XIV Hasanuddin mengatakan, lagu Gemu Famire diciptakan oleh Nyong Franco berasal dari Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur yang sering didendangkan di berbagai acara, mulai dari pelosok desa hingga kota di Indonesia.

"Lagu dan Tari Gemu Famire merupakan representasi dari kesederhanaan dan kebersamaan Bangsa Indonesia karena dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Di sisi lain, dapat dijadikan wadah untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk wilayah SulSelBar dan Tenggara, tarian ini akan diikuti oleh 23.135 personel gabungan TNI- Polri dan beberapa instansi pemerintah serta masyarakat dengan rincian : wilayah Makassar 11.135 personel, wilayah Bone 3000 personel, wilayah Mamuju 4000 personel dan wilayah Kendari 5000 personel.

Meski berasal dari Nusa Tenggara Timur namun masyarakat Sulawesi tanpa memandang suku, ras dan agama, sangat menikmati dan menari bersama-sama dengan penuh semangat, riang gembira dan bahagia. Di sisi lain kegiatan ini dapat dijadikan momen berharga untuk memperkenalkan lagu dan tari Gemu Famire menjadi lebih mendunia.

Sebagai Warga Negara Indonesia, merupakan kewajiban bagi kita untuk menjaga dan memelihara kearifan lokal budaya. Kita harus bangga dan cinta terhadap karya asli bangsa Indonesia, diadakanlah event besar dan penuh makna ini dalam rangka mendukung dan menghargai karya seni anak negeri sehingga tetap bergelora di tanah air sendiri, saat ini pengaruh asing begitu gencar masuk ke negara yang kita cintai tanpa adanya filter sehingga sering memberikan pengaruh negatif terhadap rakyat Indonesia terutama kaum muda.

Besar harapan kita semua dengan adanya pemecahan rekor Muri Tari Gemu Famire, dapat mengangkat seni asli anak negeri hingga ke mancanegara dan mengingatkan kita bahwa harus bangga akan karya dari negeri sendiri yang tidak kalah dengan budaya asing.

About Kodim 1418/Mamuju

TANGGAP, SOLID, AKUNTABLE & DICINTAI RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.