Jumat , 21 Juni 2019
Home » Bangsit » Aksi Damai Dari Aliansi Masyarakat Peduli Sulbar

Aksi Damai Dari Aliansi Masyarakat Peduli Sulbar

MAMUJU,- Pada tanggal 23 Desember 2016 di depan Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan, Jalan Martadinata, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar berlangsung aksi damai dari aliansi masyarakat peduli Sulbar dengan massa aksi kurang lebih 40 orang dan Muh. Aco Agus Salim tampil sebagai koordinator lapangan. Massa aksi membentangkan spanduk yang bertuliskan " Copot Kepala Balai Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan. Sebagai upaya mewujudkan Nawa Cita pemerintahan JoKowi-JK, membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, maka partisipasi keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dalam proses pengambilan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan itu sendiri. Partisipasi masyarakat itu bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara kebijakan pembangunan dan kebutuhan masyarakat sebagai obyek kebijakan dan partisipasi yang dimaksud ialah keterlibatan dalam penyusunan program dan pelaksanaan program itu sendiri agar tercipta transparansi sebagaimana yang diamanatkan oleh UU No.14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK. Mengamati proses pelaksanaan pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat khususnya pelaksanaan proyek-proyek APBN yang dikelolah oleh BALAI WILAYAH SUNGAI (Bws) SULAWESI III banyak yang terindikasi terjadinya tindak pidana korupsi dalam proses pelaksanaannya sehingga mengakibatkan kuwalitas perkerjaan tidak sesuai yang diharapkan terutama yang dikerjakan oleh mayoritas kontraktor asing (kontraktor luar daerah Sulbar) yang tidak bertanggung jawab dan hanya memburu keuntungan semata, fakta ini memberi sinyal adanya indikasi teriadinya sejumlah konspirasi (Kongkalikong) antara Balai dengan kontraktor tertentu yang hanya ingin merauk keuntungan dari uang negara tanpa memperhatikan mafaatnya untuk masyarakat. Massa aksi yang tergabung dalam ALIANSI MASYARAKAT PEDULI SULBAR menyatakan sikap 1. Meminta kepada kepala balai sulawesi III agar dalam penyusunan dan pelaksanaan program memperhatikan secara seksama kebutuhan masyarakat setempat agar anggaran negara yang digelontorkan untuk rakyat benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat (tidak mubassir). 2. Meminta kepada kepala balai wilayah sulawesi Ill untuk memprioritaskan putra daerah sulbar (Pribumi) yang memenuhi syarat dalam pelaksanaan program atau proyek yang masuk di provinsi sulawesi barat. 3. Menolak kontraktor luar daerah yang hanya memburu keuntungan dengan mengabaikan kwalitas pekerjaan yang pada akhirnya merugikan masyarakat setempat.

About Kodim 1418/Mamuju

TANGGAP, SOLID, AKUNTABLE & DICINTAI RAKYAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.